Menularkan Budaya

Beberapa hari yang lalu terdengar kabar bahwa SD IT As-Sunnah sedang melakukan tasmi' hafalan siswanya. Tak lama sebelumnya ketika berbincang dengan guru kami Ustadz Muaddin hafidzahullah dalam kunjungan kami ke kantor beliau, beliau menjelaskan di MTs As-Sunnah mengadakan pembiasaan menghafal mutun.

Adanya perubahan-perubahan tersebut tidak lepas dari proses penularan budaya yang dilakukan lembaga pendidikan Sabilul Qur'an. Pada pendiriannya lembaga pendidikan Sabilul Qur'an berkomitmen untuk membangun kebiasaan-kebiasan atau budaya-budaya baik yang tertanam pada diri santri.

Menghafalkan Mutun misalnya, santri diarahkan untuk menghafalkan Mutun dengan waktu yang tersedia. Walaupun hanya ada alokasi waktu 15 menit di waktu itu santri menghafalkan Mutun. Hingga tanpa ada arahan santri terus menghafalkan Mutun bahkan tak jarang ada santri yang melafalkannya saat berjalan. Dan kini budaya tersebut diterapkan di Mts As-Sunnah.

Atau contoh lain, budaya bebersih di pagi dan sore hari atau budaya menyimpan sandal dengan rapih atau budaya berambut rapih dan tidak khoza' atau budaya berpuasa Senin Kamis atau budaya tahajud dan bangun malam atau budaya memasak dan menyiapkan makan dsb. Semua itu dibiasakan dan dijadikan budaya yang tidak membebani santri, termasuk budaya tasmi' setiap semester di Taman Tahfizh dan SD Tahfizh Sabilul Qur'an.

(Ustadz Abdurrahman Malik, S.Pd)
Kembali ke Berita...

Jl. Sekar Kemuning No. 5, RT/RW 01/13, Kel. Kec. Kesambi, Karyamulya, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45135

Chat Me:

wa chat.png

Follow Us:

  • Facebook
  • YouTube
  • Instagram